24
Jun
09

Cerpen: Rintihan Lelaki ini

Pernahkah kamu mendengar seorang lelaki merintih karena tersakiti oleh perasaannya sendiri, kemudian menuliskannya ke dalam sebuah cerita? Sebaiknya simak saja cerita ini.

Kelak, seorang anak kecil ini akan menjadi wanita paling cantik di desa ini. Begitu bisik lelaki ini demi melihat raut dan gurat cantik tersurat di wajah seorang wanita berumur 12 tahun. Nunuy… Ya demikianlah orang-orang menyebut.

Kamu bisa menyebut lelaki ini sebagai seorang kurang ajar, phedopilia, pengagum cinta anak kecil di usia 19 tahun. Sebutan itu memang laik disematkan kepada seorang guru yang mengajar wanita kecil ini beretika. Namun, tidak perlulah kamu berlebihan memandang ketidak wajaran lelaki ini. Lelaki ini toh lebih normal dibanding kaum gay dan lesbi di luar sana.

Setiap gerak wanita kecil ini kuawasi, detil, tidak terlepas dari mata lelaki ini. Dan terus terang, cinta telah bersemi dalam diri, walaupun tidak terbersit untuk merambah kepada tindakan asusila. Dalam kondisi ketika seorang guru berusaha menghindari bahkan membunuh rasa cinta ini kepada seorang wanita kecil, tidak mungkinlah wanita kecil mengerti apa itu cinta?

Lelaki ini semakin digerogoti oleh rasa sesak akan sebuah pengakuan. Jika kejujuran itu terbuka, sudah pasti rmailah sekolah, sewot juga bukan hanya orangtua si wanita, bisa jadi orangtua lelaki ini pun akan dibuat cemas. Akhirnya bisa diterka, lelaki ini akan dibawa ke ahli jiwa, dites kejiwaannya, dan isu yang akan berkelanjutan adalah: seorang pedhopilia mengajar di sebuah sekolah dasar di kampung ‘B’. Begitu mengerikan. Maka, biarlah perasaan ini ditahan oleh lelaki ini.

enam tahun berlalu, lelaki ini tetap pada keteguhan hatinya. Masih tetap pada keyakinan cintanya kepada wanita itu. Dia telah tumbuh besar, menjadi wanita sempurna, kecantikannya ada dalam sikap sahaja dan kesederhanaan bertutur sapa. Sama sekali belum juga lelaki ini membongkar perasaannya.

Sampai pada akhirnya, lelaki ini, meskipun dengan ragu dan gamang akan sikapnya. mengungkapkan juga rasa cintanya. Tentang ketulusannya, mengajak makan malam si wanita.

Ya, benar kata seorang teman, kadangkala kejjujuran itu begitu dan sangat menyakitkan. Lelaki ini telah terlambat mengungkapkan cinta kepada wanita itu. Dia telah menggenapkan cintanya kepada lelaki lain, dan kelak tidak akan pernah untuk menyintai siapa pun kecuali terhadap si lelaki iti.

Kamu tentu tidak akan bisa membedakan mana airmata mana air hujan karena lelaki ini sedang menangis di tengah guyuran hujan. Kini lelaki ini berjalan, hampa, tanpa rasa meskipun beban untuk tetap mencintai wanita itu semakin berat dirasakan.

Lihatlah, lelaki ini sekarang telah menjadi manusia melankolis yang hanya mampu menggugurkan rasa lewat tulisan-tulisannya. Setiap pukul 13.00, di lesehan yang tidak jauh dari kampung ”B”, lelaki ini sering duduk sambil menulis dalam kesendirian… Kelak kamu akan menemuinya…


0 Tanggapan ke “Cerpen: Rintihan Lelaki ini”



  1. No Comments Yet

Tinggalkan Balasan




Hubungi Saya

0853-10-116936

0266- 9-116936

Foto Kuring

Image004

Foto000

Ngalamun

More Photos

RSS LPM Sudajayahilir

  • PNPM Kok Memble
    By: Warsa Idealisme yang saya anut hampir, bahkan memang sejalan dengan konsep awal PNPM. Bisa dikatakan dengan bahasa lain, idealism utopis, usang, dan memang melangit. Bahwa cita-cita tertinggi dari konsep utopis ini adalah ingin mengembalikan kembali nilai-nilai luhur bangsa berupa kejujuran, etos kerja, semangat untuk membantu orang lain, dan sifat altru […]

Komentar Singkat Kang Away

Ingin tertawa semua orang, ketika melihat beberapa orang menyalonkan diri sebagai Calon Legislatif, permasalahannya bukan dari segi kemampuan, namun ketidakmampuan mereka itulah yang menjadi bahan tertawaan. Mau dikemanakan negeri ini jiga anggota legislatifnya tidak bisa membuat barang satu bait kalimat pun!

Statistik

  • 67,114 hits

 

Juni 2009
M S S R K J S
« Mei   Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

SAVE OUR EARTH

Funny Myspace Comments
MyNiceSpace.com SELAMATKAN BUMI KITA
MASA DEPAN ANAK CUCU KITA
ADA DI TANGAN KITA

PUISI

Sepertinya Baru Kemarin

Ya, sepertinya baru kemarin
Kita memanjat didinng belakang sekolah
Karena melihat jam di tangan telah menunjukkan pukul tujuh lebih
Sambil berkata...ayo cepat..
Kita jangan kelihatan Pak Said..

Ya..rasanya baru kemarin

Ki Sunda

" Ari ceuk bẻja mah mah SUNDA tẻh boga harti anu nyusun dina dada. Hartina meureun, urang sunda kudu ngaheulakeun ati sanubari dina mẻmẻrẻs sagala perkara, pacẻkcokan, pacẻngkadan, atawa lamun ceuk basa buda kiwari mah konflik tẻa ngaranna.

Urang Sunda mah palias lamun kudu mẻrẻskeun hiji hal kalawan ngagunakeun leungeun beusi atawa ngagunakeun otot bari hahaok tur popolotot, lain sifat urang Sunda anu kitu mah. Tah, ceuk pamunut ti baraya, masih kẻnẻh aya teu urang sunda tẻh sakumaha anu boga pasifatan disebutkeun di luhur tadi?

Berita Singkat

Pendistribusian dana BLT bagi rumahtangga sasaran dilakukan di Kelurahan Sudajayahilir pada hari Jum-at, 27 Juni 2008. Rumahtangga sasaran mencairkan dana BLT itu di kantor Kecamatan Baros. Tidak ada kerusuhan dalam acara pendistribusian BLT ini seperti halnya yang sering kita saksikan pendistribusian BLT di beberapa daerah Indonesia lainnya.

Face Book Ku.. Hahay