Arsip untuk Desember, 2007

27
Des
07

NEGERI MACAM-MACAM

putus-sekolah.jpgOrang berteriakkkk- khususnya kalangan susah- Manaaaaa ada di negeri ini pendidikan gratissss!!!! Beli buku aja hampir seimbang dengan 4 literrrr beras…. mau ujian, belum lunas SPP mana bisa??? Wisata ke Yogyakarta mahalnya bukan main, 475 rebuuu perakkk, bisa dipake setor kreditan sepeda motor untuk ngojek!!!

Capeeeee dechh!!! Makanya, jangan heran kalau di sudut-sudut kota dan di terminal-terminal banyak anak jalanan, mengemis, ngamen, malah manjambret, lantarannn??? SEKOLAH MAHAL… IJAZAH HARUS DITEBUS kayak sandra. Payah amat seechh negeri ini.

Orang Pintar Berceramah:

Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia, Tahun 1945.

Pembukaan..bahwa kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa….bla..bla… untuk mencerdaskan bangsa..memajukan kesejahtraan umum… bla..bla..blaaa…

Nyatanya???? Bangsa kita keledaiiiiiiiiiii ( Teriak Para aktivis) Bangsa kita embek yang mau dipimpin oleh srigala-srigala laparrrrrrr!!!!

Para Ustadz Bilang:

Menuntut Ilmu itu wajib bagi setiap manusia!!!!

Nyatanya:

Pak Urip Bilang : Prettttttttttt…. anak saya saja untuk masuk SD…Sd…SD ingat SD harus ada ( Putiwww alias duitttt) satu juta…

Pah Dirja Bilang: Negeri apa ini, negeri apa yang diwariskan oleh leluhur tanah air ini kepada kita??? kayak dalam dongeng saja!!!!

Politikus ambil alih Pembicaraan:

PILIHHHHHLAH PARTAIKU….PILIHLAH AKUUU…PENDIDIKAN GRATISSSSSS!!!!

Pak Duloh menanggapi:

Gombal amat luuuuuu!!!! Basiiiii tauuuuu…tuh si Komeng mogok sekolah…. Loe pade mikiriin dan pade minta naikkk gajiiiii!!!!

PRESIDEN BILANG:

HARAPPPP TENANG…HARAPPP TENANG

Rakyat Berteriak:

Laperrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr amat ya??? Kok Minyak tanah jarang didapat…..???

Seniman Bilang:

SUREALISME!

AYU Wandira ,si istri petani mengomel:

Huhhh….persediaan garam menipissss tauuu… beras habis, mau makan apa kamu???

Tukang Ojeg Mengatakan:

Kunyah saja sendalll jepitttttt!!!

KYAI Ngomong: Mau sekolah GRATISSSSS????

Si Panjul, anak Pak Diran menjawab: Mau …mau…tapi ongkos harus disediakan wak haji..

ALKISAH….BESOKNYA NEGERI INI TELAH LENYAP, DIJARAH OLEH …SRIGALA-SRIGALA LAPARRRRRR….

27
Des
07

Cerpen: Janjinya di Brawijaya

Saudzan mengenal Berinha satu bulan lalu.

alam1.jpgMulanya Berinha tidak mood mengikuti acara Pelatihan Pembentukan Karakter bagi Remaja di Kota S. Hanya,setelah Ali, tetangganya, meyakinkan dirinya, tentang pentingnya kegiatan itu bagi remaja seusianya, dia mulai tertarik. Sejak lahir, Berinha dibesarkan dalam lingkungan asuhan orangtuanya yang kurang longgar. Orangtua kadang terlalu berlebihan dalam menafsirkan rasa ketakutan ketika hal itu berbenturan dengan masa depan anaknya. Dalam diri Nha- panggilan akrabnya- terbentuk pula sikap manja, dan ini memang wajar dan lumrah dimiliki oleh anak remaja yang telah menginjak tujuh belas tahun itu. Kadang, rambut lurusnya masih harus disisir ulang kembali oleh mama-nya,dan itu atas permintaan dirinya sendiri. Pernah, Nha belanja ke swalayan menjelang Iedul-Fitri, karena letak rumah dengan swalayan itu cukup jauh, ditempuh dengan jalan kaki menghabiskan waktu 20 menit, mama-nya harus mengantarkan Nha berbelanja ke swalayan itu.

Lapang basah. Hujan turun tak mau berhenti malam tadi. Dingin menggigit, rumputan basah kuyup- kontras dengan lapangan yang dibalut tembok. mendung mulai mengggelayut kembali sepagi itu. Para peserta pelatihan masih memperlihatkan rasa ngantuk, sebab, di hari-hari biasa, di saat yang sama persis seperti itu mereka masih asyik mengulat di tempat tidurnya sambil memeluk bantal guling. Atau, sebagian yang lain masih asyik mengisap rokok ,jongkok di pinggir jalan, menyeruput segelas kopi susu, menghadap kearah timur menantang cahaya matahari pagi. Namun… untuk pagi itu, mereka harus membuang anggapan bahwa hidup selalu dibumbui oleh sikap manja. Harus membuangnya- meskipun untuk sesaat.

Di hari-hari tertentu, seperti di bulan Agustus, lapangan – tepatnya halaman gedung Gede Pangrango biasa dipakai untuk acara-acara besar dan peringatan akbar. pertandingan bola Voli pernah digelar di sana. Ada kekacauan memang, baku hantam antara pendukung kedua tim. Atau, di sana juga biasa digelar dangdutan , para biduan sering menyanyikan lagu-lagu patah hati. Hari itu, lapangan diinjak oleh kaki-kaki para peserta pelatihan.

Saudzan tak berkedip menatap Nha. Kecantikan hanya sebagian alasan bagi dirinya untuk tidak bisa membohongi hatinya. Alasan terbesar mengapa Saudzan harus menatap Nha adalah pancaran aura yang membalut diri wanita itu. Semua peserta,baik itu laki-laki atau wanita sama saja memakai seragam serba biru muda, celana panjang sopan, namun pandangan terhadap Nha sungguh lain. Meskipun ada beberapa wanita , jika dinilai dari kecantikannya memang sebanding dengan dirinya. Tetap saja mata Saudzan melahap Nha dengan renyah. Jangan memiliki pandangan mata keranjang dalam suasana seperti ini, mata keranjang hanya berlaku di luar sana!!!! Pikir Saudzan.

Para pelatih membariskan mereka. Tiga hari lamanya,mereka akan mendapat pendidikan: Betapa mahal dan pentingnya sebuah kedisiplinan. Dan terus terang, sangat sulit! Disiplin, disiplin,disiplin, itulah yang akan mereka dengar dari beberapa pelatih dan pembina! Makan saja harus berbaris terlebih dahulu, duduk berjajar menghadap piring telungkup, nasi, lauk pauk alakadarnya, sayur mayur, segelas air dingin, berdoa sebelum makan, tidak boleh ada suara sendok-garpu beradu piring, tidak boleh ada lenguh yang keluar dari mulut ketika makan apalagi mendengus dan berbincang-bincang, tidak boleh berdiri ketika mengambil makanan, makan diwaktu sampai 15 menit, serta tidak boleh ada makanan yang tersisa di atas meja!

Orang- apalagi remaja- biasa berbipikir, makan tidak perlu diatur macam-macam. melahap Nasi goreng tanpa perlu dibariskan terlebih dahulu. Ammmm-blemmm…. selesai, mau ngomong sambil makan,mau melenguh,mau berdiri seperti embek, mau sambil nyanyi, mau sambil menonoton sinetron atau nonton DVD, mau di terminal,mau di atas meja makan… sama saja… intinya menghilangkan lapar! Hanyasaja, untuk saat itu tidak boleh begitu! Semua harus seragam, disiplin!

Ada lengkingan SIAPPPPPP GRAKKKKK! ISTIRAHAAATTTT DITEMPATTTT GRAKK, MAJUUUUUUT JALANNNN, HORMATTTTT GRAKKKK, HADAP KIRI-KANAAAANNNN GRAKKKK, BUBARRRRR JALANNN, BALIKKK KANANNNN GRAKKKKK!!!!! memang ada peserta yang mengomel: Capeee dech!!! Sebagian terdengar mendesis SUNGGUH TERLALUUUU! Para peserta berjajar rapi, belok atau melengkung sedikit..straffff!!! Push-up tiga puluh kali, bending lima puluh kali, atau nyanyi sambil joget di depan peserta lainnya. Seperti nerakaaaaaaaaa!!!! Bisik Nha… Televisi!???? Hahahahaha….. aliens itu hampir tidak ada di tempat itu.

Para peserta memasuki Gedung Gede Pangrango. Berjajar satu demi satu…Bangku-bangku pun diletakkan disiplin. Podium menantang nyinyir, mikropon pongah bukan main. Meja pembina dilihat oleh para peserta adalah raksasa angkuh yang siap menghantam mereka dan menendang mereka satu persatu!!! Saudzan duduk di samping Nha, bukan kebetulan, melainkan telah direncanakan dengan matang. Dia harus duduk disamping Nha.

” utusan dari mana!?” Itulah kata pembuka dari Saudzan, melirik sepintas ke arah Nha. Ballpoint bergerak menuliskan sesuatu entah apa. Alisnya lebat, perawakannya sedang. meskipun pendiam namun sering keluar kelekar dari mulutnya samar-samar memang.

” Brawijaya…!” Bisik Nha tegas.

” Oooo….!”

====== PELATIHAN MEMBOSANKANNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN!!!!====

====== TAK ADA SINETRONNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN======

====== TANPA GOSIPPP SELEBRITISSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS!!!!!!!=======

====== TIDAK ADA MP3 , FRIENDSTER, CHATINGGGGGGGGG!!!!!!!!! =========

====== BEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE  TEEEEEEEEEEEEEEEEEE!!!! ========

Namun pada akhirnya selesai juga. Saudzan mendapatkan nomor hp Nha… 0266-703xxxx! Ucapan perpisahannya, Selamat jalan. Para peserta meninggalkan komplek Secapa Polri… Selamatttt Tinggalll Aturan! Selamat Tinggalllll Disiplin!!!! Sambil mengukur langkah, jalanan kering dedaunan akasia membersihkan bahu dan trotoar jalan, guyuran daun-daun kering mengingatkan kita pada musim gugur di pinggir Rhein! Atau sedap bunga Sugi di lembah Shin-jian! Saudzan berat melangkah. Nha dijemput oleh mama pake AVP. Peserta lain lebih dewasa, jalan kaki sajaaaa!!! Ngobrol ngalor ngidul sambil lalu. Di gerbang masuk, mereka pun berpisah!

##############

Satu bulan berlalu. Saudzan telah banyak berbicara dengan Nha melalui telepon. SMS ribuan karakter mungkin telah dia terima dan kirim. Zaman ini, orng tidak perlu cape memikirkan dan menulis surat cinta seperti surat-surat Da Vinci atau Shakespeare, kata-kata ,kalimat-kalimat sudah bisa disingkatkan dan dipadatkan, sepdat penghuni bumi saat ini. ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ! Tak perlu direka-reka dengan tulisan indah, halus, tinta cair atau spidol warna. Pinjit tombol ABCDEFGHI…, send messege, deliveried!!!!! Selesai, ngomong tidakperlu pake comblang, pijit angka 1234567890 byarrrrrrrrr dunia terbuka luas, dan terasa menjadi meliki berdua!! Di mana saja, bercinta tidak perlu di tengah sawah,berlari-lari seperti di film-film bollywood, tidak perlu saling pegang tangan seperti kisah Rojali dan Julaeha ( Orang Batak Bilang Rajauliii!), tidak perlu sambil nyanyi seperti dalam film BERKELANAN 1 DAN 2 Bung Rhoma….cukup mojok dikamar! atau dimana saja,sambil buang hajatpun jadi lah!!!!

INTINYA:    Kutunggu kamu di Brawijaya!!!!

Begitu sms dari Nha diterima oleh Saudzan.

KAPAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAN???

Sumringah… sudah barang tentu.

===== mINGuuuu InI aA……….!!!!!====

Cihuyyyyyyyyyyyyyyyyyy. Akhirnya musik Jazz, Blues, Metamorfosis Kafka, Nietczhe, Gibran, pun ditinggalkan untuk sementara. Sampul buku bertuliskan Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas pun ditutup dengan kertas kosong. Pretttttttttttt! Yang terdengar di kamar Saudzan bukan terompet jazz Dave Kozz, namun…irama dangdut Caca Handika!!!! Bantal digoyang-gyang sambil joget ke sana kemari. Gila???? Emanggggg! Seperti orang miskin mendapatkan undian ? Hooh… Atau seperti tukang gali pasir menemukan sebongkah berlian? Yoi!!!

Minggu sore. Melati menebar. Brawijaya ramai, hujan tidak jadi turun. Udara hangat. Angin sepoi menggraikan rambut panjang para pejalan kaki. kemilau kuning terlukis di ufuk Barat. Sepanjang Brawijaya, Kursi-kursi besi di pinggir jalan diduduki pengunjung, sambil menghadap arah barat, ada telaga dan taman bunga di sana. Sampan-sampan kecil bergerak ke bawah ke atas sangat manja. Anak-anak kecil berlarian saling mengejar. tetap saja, dedaunan kering mengguyur mereka. Saudzan duduk dibawah pohon beringin besar. Dalam pikirnya: apakah ada pelukis yang mampu menggoreskan keindahan alam seperti senjakala di Brawijaya saat ini?

Saudzan duduk menanti Nha. Nha…Nha…Nha….sudah dua puluh menit, Nha!?? Saudzan melihat arloji…Tetap sabar menanti. Awan tetap bersih di langit cerah. Ufuk Barat semakin kuning keemasan. Cuaca tetap hangat. Melati masih menebar wangi.

Nha..Nha..Nha……!!! Satu jam telah berlalu. Saudzan mulai menggeser duduknya, membalikkan badan menatap jalan aspal. Orang tidak mau menghentikan aktivitasnya. Malah ada pembaca puisi di seberang jalan sambil berteriak antusias. Nha belum muncul.

Saudzan mengeluarkan HP, menghubungi Nha, tak ada jawaban. SMS dikirim…. Message…Not Sent…. Whatttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt…..????? Whyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy????? Howwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwww???

Saudzan mulai gusar. Nafas tak teratur. Ketidak sabaran menghinggapi dirinya.

Nha..Nha… Nha…!!!! Melati dipegang erat…erat hinggay padat! ” Apa aku harus melangkah… pulang?” Bisik Saudzan.

Pandangan membentur APV. Hhhhhh….. Dari dalam api keluar seorang wanita, kira-kira 21 tahunan . Melangkah terburu memburu arah dimana Saudzan masih duduk, melotot. Mama…Nha??? Terka Saudzan, mengira-ngira.

” Kamu….Saudzan???” Tanya orang itu.

Saudzan terus menyelidik. Mengangguk.

” Boleh aku duduk, di sampingmu…?” Kata orang itu, wanita dengan parfum mawar. Baju sederhana, rok sepaha, rambut lurus jatuh pada bahunya. Gurat-gurat pada wajahnya cantik. Wanita itu mendengus kecil…” Aku Berinha……!”

Kontan saja saudzan melotot. Menatap lekat pada wanita yang menyebut dirinya Berinha…SALAHHHHHHH!!!

” Benar aku Berinha….!” Wanita itu menatap Saudzan lurus. ” Berinha yang hampir tiap malam kamu hubungi yang tiap hari kamu kirimi sms, yang selalu mengeluh dan mengadu segala masalah padamu, yang biasa curhat dan berbagi denganmu… kamu masih ingat dengan suara ini khan?”

” Bbbbb…..!”

” Berinha yang akan menerima cinta siapa saja yang tulus, tanpa alasan, Berinha yang akan kamu kasihi sebisa mungkin….Masih ingat???”

” Bbbbb…!”

” Bagaimana… kamu kecewa dengan pertemuan ini. ?”

” Nha…mana Nha?”

” Aku…ini aku Nha, Saudzan…!”

” Lalu…?”

” Dia adikku… yang ikut Pelatihan Bulan Lalu adikku…. dia Ratu Berinha….aku, Selvia Berinha Nerlianti…..maaf….jika aku telah mengecewakanmu….!” pandangannya mengarah ke jalan aspal. Cuaca hangat.

” Aku…kecewa kepadamu….namun…!” Saudzan memberikan segenggam Melati itu kepada orang yang mengaku Berinha, ” Tolong berikan ini kepada Nha…. adikmu!” Dan dia bergegas , melangkah pergi.

langkahnya berat….

Dari dalam Avp, seorang wanita cantik sembab matanya dengan linangan air mata… tersembul dari bangku belakang. ” Maaf!!!”

Bunga melati pun dilempar ke tepi telaga.

” Terima kasih, Kak….!” Bisik Berinha pada kakanya yang tampak puas tersenyum nyinyir. Lalu, mobil pun bergerak lurus…..meninggalkan Brawijaya ketika langit masih tetap berwarna keemasan… dan, suasana mulai mereda…..sepi!

18
Des
07

telecenter-05.jpg

18
Des
07

SAMPAH..SAMPAH..SAMPAH

sampah.jpegDi penghujung Desember dan di ujung tahun 2007 ini,orang mulai sibuk- khususnya di Sukabumi- membicarakan, PILKADA, siapa yang akan mencalonkan diri atau dicalonkan oleh partai politik menjadi balon dan calon pimpinanan daerah. Baligo-baligo,pamplet-pamplet, sudut-sudut keramaian,terminal, fasilitas umum,menjadi sasaran empuk bagi beberapa kelompok untuk memasang dan memejengkan poto-poto orang yang mereka usung.

Malah, sampai ada sebuah komutas di daerah Kecamatan Cibeureum yang jauh-jauh hari sudah mematok- bisa jadi- menyerahkan diri untuk menjadi pemback-up,salah seorang yang katanya akan menjadi kandidat kuat calon pemimpin daerah.

Nyatanya, obrolan-obrolan kita di kedai makana,lesehan,dan warung tegal ,omongan dengan suara renyah antara harapan-harapan kita yang menjagokan seseorang,tidak sepadan dengan aneka sampah yang berserakan di sekitar kita. Sampah memang sering dibicarakan,namun tidak sebanding dengan pembicaraan kita tentang PILKADA ini.

Upaya yang telah dilakukan oleh Pemda Sukabumi,misalkan dengan adanya pengolahan sampah organikmenjadi pupuk-organik ( COMPOSTING ) memang merupakan terobosan baru,meskipun konsepnya memang klasik. Hanya saja, program maha besar ini- dikatakan besar karena memang sampah telah menjadi masalah krusial di zaman ini- harus dibarengi dengan pencerahan dan penciptaan kesadaran masyarakat. Tanpa itu semua,sampah akan tetap menjadi masalah.

sampah-2.jpegSeorang teman mungkin pernah berkata kepada saya: ” KOK KAMU ITU SELALU MEMUNCULKAN FILM-FILM DOKUMENTASI YANG JELEK-JELEKNYA SAJA, SEKALI-KALI TAMPILKAN DONG POTRET KEBERHASILAN PEMBANGUNAN KITA!” Saya pikir, orang sudah bisamenilai mana pembangunan yang berhasil dan mana yang belum maksimal. andai potret keberhasilan pembangunan saya publikasikan,kemungkinannya orang akan terlena dengan apa yang sudah ada. bandingkan dengan, jika kita menampilkan kotoran manusia yang mengapung di selokan dengan jumlah besar, sampah busuk berserak-serak dan menumpuk tepat dekat pemukiman. Maka,akan timbul ”ngeh” bagi kita untuk memperbaiki kondisi.  Jadi, bukan berarti saya benci kepada Pemerintah,malah saya ini salah satu agen dan fasilitator yang membantu menjembatani dan membahasakan kembali bahasa-bahasa pemerintah kepada masyarakat.

Lantas, apa dengan menampilkan kotoran-kotoran yang ada dalam diri kita itu segala masalah akan terselesaikan segera? Tentu tidak. Orang jangan berpikir, bahwa kesuksesan diraih seketika, tentu harus ada upaya.

Sebagai contoh, jadikan moment PILKADA yang akan digelar sekitar tiga bulan ke depan ini untuk mengkampanyekan: BEBASKAN KAMI DARI SAMPAH! Daripada sekedar kampanye dengan konvoi kendaraan,tidak efektif, juga pemborosan sumberdaya,lebih baik, para Calon Kepala Daerah, membawa kader dan simpatisannya ke pinggir-pinggir comberan, ke tempat-tempat yang disesaki sampah! Tentu.. untuk membersihkan lingkungan dari PENJAJAHAN SAMPAH! Apa ada yang tertarik?

SUKABUMI, 18 DESEMBER 2007  Telecenter 05

save-our-earth.jpg

12
Des
07

LAPORAN KEGIATAN SMD(SURVEI MAWAS DIRI) DAN MMD ( MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA)

A. PENDAHULUAN

PERNYATAAN. Klasik yang menyebutkan ” Kesehatan Itu Sangat Mahal” nampaknya masih menjadi ungkapan serius serta tetap segar untuk dibicarakan dan dibahas. Hal ini tidak terlepas dari kedetkatan kita sebagai manusia dengan kesehatan itu sendiri. Sebab, bagaimana pun juga kesehatan merupakan satu kebutuhan yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita.

Di era “pascakapitalisme” Peter F Drucker ini, kesehatan dipandang sebagai modal utama disamping kepemilikan tanah dan capital/fiscal. Kesehatan adalah suatu kondisi yang kondusif untuk terciptanya suatu keadaan yang harmonis antara harapan dan kenyataan di dunia empiris/ nyata.

Bagi masyarakat dan lingkungan dimana mereka berada, kesehatan bukan lagi merupakan pilihan antara ya atau tidak , melainkan telah menjadi kebutuhan pokok yang sukar untuk ditawar-tawar lagi, sudah tidak ada peluang bagi masyarakat untuk melakukan bargaining dalam kesehatan ini. Memang ada korelasi yang signifikan antara masyarakat dengan lingkungan dimana mereka tinggal, keduanya saling memengarungi secara linier bahkan terkadang memengaruhi terhadap aspek-aspek lainnya. Artinya, tanpa masyarakat yang peduli terhadap kesehatan lingkungan, adalah hal yang sangat mustahil akan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat sesuai dengan yang sesalu kita cita-citakan selama ini.

Munculnya ide ” KELURAHAN SIAGA” merupakan fajar baru bagi para aktivis dan orang-orang yang berkecimpung di dunia kesehatan. Sebab, bagaimana pun juga, meskipun telah banyak kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk mendongkrak kesehatan warganya, ternyata masih belum optimal. Antara lain, penyebab ketidak optimalan itu adalah kurang diberdayakannya masyarakat untuk memetakan dan menuntaskan permasalahan kesehatan. Dengan kata lain, ketika masyarakat tidak diberi peluang untuk menuntaskan masalah-masalahnya, sama saja dengan mentidak-berdayakan masyarakat.

Dalam “KELURAHAN SIAGA” , konsep pemberdayaan dan rangsangan partisipasi masyarakat menjadi titik tekan utama dalam penuntasan dan pencapaian beberapa indicator Kesehatan serta penuntasan masalah kesehatan itu sendiri. Kesehatan yang berbasis pada masyarakat, kami pikir, dalam waktu dekat ini akan mengubah pola pikir dan culture masyarakat terlebih bagi masyarakat yang masih kurang peduli akan pentingnya kesehatan.

Melihat semua itu, FK SKS KELURAHAN SIAGA SUDAJAYAHILIR dengan difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kota Sukabumi , Bidang PROMKES, telah melakukan dua kegiatan yang melibatkan masyarakat secara utuh, mandiri, dan independent. Kegiatan itu dalam bentuk: SMD(SURVEI MAWAS DIRI) DAN MMD ( MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA).

  1. SASARAN DAN TUJUAN KEGIATAN
  1. SASARAN diadakannya SMD dan MMD adalah : masyarakat, Tokoh Masyarakat, FRESH.
  2. TUJUAN diselenggarakannya SMD dan MMD antara lain;
    1. menemukan masalah kesehatan yang ada di wilayah Kel.Sudajayahilir
    2. memetakan masalah kesehatan yang ada di wilayah Kel. Sudajayahilir
    3. memunculkan sikap peduli terhadap lingkungan dan kesehatan lingkungan,
    4. menemukan solusi dan problem solving terhadap masalah kesehatan yang ditemui.
  1. METHODE SMD DAN MMD

ADAPUN methode pelaksanaan SMD dan MMD yang telah dilakukan oleh FK SKS KELURAHAN SIAGA SUDAJAYAHILIR adalah sebagai berikut;

  1. penyuluhan dan menentukan masalah kesehatan,
  2. survey dan observasi lapangan
  3. pencocokan dan penelitian antara data PHBS dengan kondisi di lapangan,
  4. wawancara dengan menggunakan system random/ acak
  5. pemutaran film dokumentasi hasil survey dan observasi lapangan,
  6. problem solving masalah kesehatan dengan menggunakan methode ” SATU BIDIK SATU”
  1. HASIL MMD (Musyawarah Masyarakat Desa)
  1. Ditemukannya kecocokan antara data PHBS dengan kondisi kesehatan di masyarakat,
  2. Adanya masalah krusial dibidang kesehatan lingkungan yang sangat urgen untuk diselesaikan , terutama masalah sampah.
  3. Menghasilkan konklusi / simpulan penanganan masalah yang definitive , bahwa sampah memang harus segera ditanggulangi bersama.
  4. Dibuatnya rencana tindak langsung, yaitu;
No Kegiatan Sasaran Tujuan Waktu Lokasi
1 Penyuluhan Pembuangan sampah pada tempatnya Masyarakat Pencerahan dan pencerdasan Desember , minggu ke 2 Seluruh RW
2 Jum-Sih Masyarakat Realisasi hasil penyuluhan Setiap bulan, minggu ke 2 dan ke 4 Seluruh RW
  1. Bidikan utama PHBS dalam MMD adalah;
No Kegiatan Sasaran Tujuan Waktu Lokasi Dana
1 Penyuluhan penimbangan balita Ibu dan balita Memberi pencitraan yang baik terhadap penimbangan anak di posyandu Awal Januari, 05/01/08 Posyandu Swadaya
2 Door to door Balancing Ibu dan balita Menuntaskan penimbangan balita Setiap bulan RW swadaya
3 PMT Balita Peningkatan Gizi Setiap bulan posyandu Swadaya dan sponsor-ship
  1. EPILOG

DEMIKIAN laporan kegiatan SMD dan MMD ini kami sampaikan dengan harapan menjadi bahan permenungan bagi kita semua, bahwa kesehatan tetap mejadi pilar sentral pembangunan manusia kapan dan dimanapun. Keberhasilan memang tidak selalu bersifat final, namun kita bisa melangkah setapak demi setapak untuk meraih kesuksesan itu. Semoga!

masa-depan.jpg

Dipublikasikan oleh: TELECENTER 05. Line-service 0266 7014985

04
Des
07

KAS KEMATIAN ( LAPORAN TRIWULAN)

BULAN URAIAN PEMASUKAN PENGELUARAN SALDO
AGUSTUS SALDO     2.050.500,00
  TAGIHAN 59.000,00   2.109.500,00
  TAGIHAN 40.000,00   2.149.500,00
  TAGIHAN 53.500,00   2.203.000,00
SEPTEMBER MNG JEJEM   100.000,00 2.103.000,00
  MNG BASAR   100.000,00 2.003.000,00
OKTOBER TAGIHAN 45.000,00   2.048.000,00
  KAIN KAFAN    

178.000,00

 

1.870.000,00

NOPEMBER TAGIHAN 35.000,00   1.905.000,00
  TAGIHAN 47.500,00   1.952.500,00
DESEMBER MNG BU UJU    

100.000,00

 

1.852.500,00

         

 Data ini dipublikasikan oleh: Telecenter RW 05 Kelurahan Sudajayahilir Kecamatan Baros Kota Sukabumi 43167




Hubungi Saya

0853-10-116936

0266- 9-116936

Foto Kuring

Image004

Foto000

Ngalamun

More Photos

RSS LPM Sudajayahilir

  • PNPM Kok Memble
    By: Warsa Idealisme yang saya anut hampir, bahkan memang sejalan dengan konsep awal PNPM. Bisa dikatakan dengan bahasa lain, idealism utopis, usang, dan memang melangit. Bahwa cita-cita tertinggi dari konsep utopis ini adalah ingin mengembalikan kembali nilai-nilai luhur bangsa berupa kejujuran, etos kerja, semangat untuk membantu orang lain, dan sifat altru […]

Komentar Singkat Kang Away

Ingin tertawa semua orang, ketika melihat beberapa orang menyalonkan diri sebagai Calon Legislatif, permasalahannya bukan dari segi kemampuan, namun ketidakmampuan mereka itulah yang menjadi bahan tertawaan. Mau dikemanakan negeri ini jiga anggota legislatifnya tidak bisa membuat barang satu bait kalimat pun!

Statistik

  • 65,923 hits

 

Desember 2007
M S S R K J S
« Nov   Jan »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

SAVE OUR EARTH

Funny Myspace Comments
MyNiceSpace.com SELAMATKAN BUMI KITA
MASA DEPAN ANAK CUCU KITA
ADA DI TANGAN KITA

PUISI

Sepertinya Baru Kemarin

Ya, sepertinya baru kemarin
Kita memanjat didinng belakang sekolah
Karena melihat jam di tangan telah menunjukkan pukul tujuh lebih
Sambil berkata...ayo cepat..
Kita jangan kelihatan Pak Said..

Ya..rasanya baru kemarin

Ki Sunda

" Ari ceuk bẻja mah mah SUNDA tẻh boga harti anu nyusun dina dada. Hartina meureun, urang sunda kudu ngaheulakeun ati sanubari dina mẻmẻrẻs sagala perkara, pacẻkcokan, pacẻngkadan, atawa lamun ceuk basa buda kiwari mah konflik tẻa ngaranna.

Urang Sunda mah palias lamun kudu mẻrẻskeun hiji hal kalawan ngagunakeun leungeun beusi atawa ngagunakeun otot bari hahaok tur popolotot, lain sifat urang Sunda anu kitu mah. Tah, ceuk pamunut ti baraya, masih kẻnẻh aya teu urang sunda tẻh sakumaha anu boga pasifatan disebutkeun di luhur tadi?

Berita Singkat

Pendistribusian dana BLT bagi rumahtangga sasaran dilakukan di Kelurahan Sudajayahilir pada hari Jum-at, 27 Juni 2008. Rumahtangga sasaran mencairkan dana BLT itu di kantor Kecamatan Baros. Tidak ada kerusuhan dalam acara pendistribusian BLT ini seperti halnya yang sering kita saksikan pendistribusian BLT di beberapa daerah Indonesia lainnya.

Face Book Ku.. Hahay