Arsip untuk Juni, 2007

21
Jun
07

Dagelan Degil

BALANDONNGAN(23/06) Adegan ini diilhami oleh kisah nyata, ketika dilaksanakannya Pemilihan Ketua RT -01 RW 05 Kelurahan Sudajayahilir. Meskipun ada beberapa adegan dan muatan yang diedit namun tidak mengurangi maksud dan tujuan dari sebuah babak pementasan Dagelan Degil ini. ######## 

 Prolog——– Ketua RW: Saya mengucapkan selamat atas terpilihnya Bapak Tatang Supriatna sebagai ketua RT 01 RW 05 Kelurahan Sudajayahilir Kecamatan Baros Kota Sukabumi. Pemilihan langsung oleh warga masyarakat ini mudah-mudahan menyadarkan kita terhadap pentingnya demokrasi di wilayah ini. Biasanya,sikap pemimpin yang dipilih secara langsung oleh warganya akan menambah tanggungjawab dirinya dalam mengusung kepemimpinannya. Dan itu memang penting, karena bagaimana pun juga sebuah kepemimpinan akan berimplikasi pada tanggungjawab yang besar pula. Ketika pribadi sudah menjadi seorang pemimpin maka di sana akan hadir beberapa kewajiban-kewajiban yang sebelumnya tidak ditemui. Seorang pemimpin memiliki kekuatan dalam dirinya, ketika kekuatan semakin besar maka tanggungjawab pun bertambah. Lain halnya, jika pimpinan ditunjuk secara langsung oleh atasannya- tanggungjawabnya biasanya kecil- padahal hal itu adalah kenyataan yang terjadi dan diada-adakan, karena bagaimana pun juga, proyeksi seorang pemimpin seharusnya mencerminkan jiwa ksatria,  bukan pribadi dagelan yang dengan seenaknya mencampakkan nilai-nilai responsibilitas.

Muatan——- LURAH SUDAJAYAHILIR: Saya juga tidak ketinggalan mengucapkan selamat kepada Bapak Tatang Supriatna. Seperti yang telah diucapkan oleh Pak RW bahwa seorang pemimpin yang dipilih langsung oleh masyarakat biasanya tanggung jawabnya akan lebih besar. Lain halnya dengan saya, karena saya ditunjuk langsung oleh atasan saya sebagai lurah, maka tanggung jawab kepada masyarakat tidak terlallu besar. Tanggung jawab terbesar saya adalah kepada atasan saya, dalam hal ini adalah walikota Sukabumi. Selain itu,jabatan Lurah adalah jabatan karier, bukan politisi!

 Asumsi—— SEORANG WARGA MENGACUNGKAN TANGAN: Maaf, pak Lurah! Saya tidak setuju dengan pendapat bapak. Mengapa? Karena bagaimana pun juga bapak adalah pimpinan kami, jadi tanggung jawabnya pun sebanding dengan pengabdian bapak kepada atasan bapak. Kami tidak mau tahu apa itu jabatan karier apa itu jabatan politis yang ingin kami rasakan adalah di mana letak pengabdian seorang pemimpin yang katanya kemiliki kapasitas dan akuntabilitas, saya yakin… kenapa atasan bapak memilih bapak dan menempatkan bapak di wilayah kami? Karena dalam pandangan atasan bapak, bapak memang layak memimpin kami. Namun setelah bapak memberi sambutan seperti tadi, hilang lah kepercayaan kami sebagai warga masyarakat kepada bapak. Tidak ada alasan apa pun bagi bapak selain dari harus bertanggung jawab sepenuhnya kepada warga yang dipimpinnya. Apatah lagi bapak sebagai seorang berpendidikan. Di zaman yang telah memasuki dunia urban ini mana ada warga yang tidak mau memiliki pimpinan bijaksana!  

Epilog——– SEMUA WARGA: Seorang pemimpin memiliki tanggung jawab yang besar kepada atasannya,warga yang dipimpinnya, serta Allah swt. Alasan yang terjadi selama ini merupakan proyeksi penyimpangan dari seorang pemimpin yang hanya memiliki anggapan bahwa dirinya cuma bertanggung jawab kepada atasannya!

20
Jun
07

Pemilihan Ketua RT 01

Balandongan ( 17/06) Pada hari Minggu telah dilakukan pemilihan ketua RT 01 RW 05 di gedung Serba Guna Rukun Warga RW 05. Terpilih sebagai ketua RT 01 yakni Tatang Supriatna, sebagai sekretaris adalah Eman Sulaeman.

Dalam sambutannya, ketua RW 05 mengajak kepada setiap pimpinan untuk bertanggung jawab secara penuh kepada rakyat/ masyarakat yang di pimpinnya. Karena bagaimana pun juga, masyarakat akan lebih memilih dipimpin oleh pemimpin yang benar-benar pemimpin daripada harus dipimpin oleh orang yang hanya bangga dengan mengandalkan status jabatannya.

Di dalam acara yang sama, dilakukan pula sosialisasi dan rembug kesiapan warga masyarakat dalam menerima PNPM P2KP. Di akhir acara, diadakan pengundian doorprize untuk sepuluh undangan.

Sebagai tambahan, ketua panitia pada pelaksanaan kegiatan itu, yakni M Jajang Muhidin menerangkan, bahwa RT 01 sampai saat ini masih memiliki uang kas dengan nominal sebessar Rp.950.000,00. Program yang dicanangkan oleh ketua RT 01 terpilih adalah hendak mendongkrak kembali semangat swadaya masyarakat yang akhir-akhir ini mulai menurun.  

12
Jun
07

RESOLUSI MASYARAKAT KELURAHAN SUDAJAYAHILIR

Balandongan (12/06). Pada hari Selasa , beberapa warga msayarakat Sudajayahilir telah membuat resolusi kesepakatan untuk meminta kepada pemerintah daerah Kota Sukabumi agar memutasikan lurah Adman Sugiono, dan seklur Zaenal Umar, karna sudah kurang cocok lagi bekerja dan mengabdikan dirinya di wilayah Kelurahan Sudajayahilir 

A. PENDAHULUAN

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Otonomi Daerah yang menyebutkan bahwa aspirasi dan peran serta masyarakat merupakan pilar dan fondasi dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan.

Perlu bahkan penting kiranya point tersebut di atas diperhatikan karena tanpa adanya partisipasi dari masyarakat terhadap pemerintah maka akan pincanglah roda pemerintahan. Lebih dari itu kita juga mengetahui dengan benar, masyarakat dalam cakupannya sebagai rakyat merupakan pemegang kekuasaan tertinggi di negeri ini.

Ketika aspirasi dan partisipasi dari masyarakat sudah tidak sesuai lagi dengan yang dilakukan oleh pemerintah- dalam hal ini pimpinannya- maka penting adanya sebuah peninjauan dari pemerintah yang lebih tinggi kepada bawahannya. Karena bagaimana pun juga jika ini tidak dilakukan akan mencoreng wajah pemerintah secara keseluruhan.

Selain itu, masyarakat juga merupakan penilai, pengevaluasi, pengawas, dan mitra pemerintah dalam menjalankan pemerintahannya. Hal ini memiliki makna, bahwa masyarakat memiliki peranan penting untuk mnentukan siapakan orang yang layak memimpinnya, juga memiliki hak untuk menolak seseorang yang telah menjadi pemimpinnya jika pemimpin itu sudah bersebrangan dengan ide-ide masyarakat yang dipimpinnya.

Resolusi Masyarakat Kelurahan Sudajayahilir ini dibuat dengansatu alasan yaitu memohon kepada Pemerintah Daerah Kota Sukabumi untuk memutasikan lurah Sudajayahilir yaitu Adman Sugiono dan Sekretaris kelurahan yaitu Zaenal Umar dari wilayah kelurahan Sudajayahilir KEcamatan Baros. Ini terjadi karena kinerja kedua pegawai itu dan cara-cara yang dilakukannya selama mengabdikan diri untuk masyarakat Sudajayahilir  tidak sesuai lagi dengan harapan msayarakat secara umum. Terlebih lagi, masyarakat merasa telah dikecewakan oleh sikap kedua pegawai itu yang hanya merasa bangga dengan status jabatannya.

Tentu saja, resolusi ini dibuat dengan  tidak mengahrapkan apa pun kecuali menghendaki terciptanya  cleant goverment, pemerintahan bersih sesuai dengan yang selalu kita cita-citakan. Juga tidak ada sikap sinis dan tendensi negatif  dari masyarakat Kelurahan Sudajayahilir kepada Adman Sugiono dan Zaenal Umar selain karena masyarakat menolak atas sikap-sikapnya selama ini.

 B. PATAHNYA ASAS-ASAS PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN SELAMA ADMAN SUGIONO DAN ZAENAL UMAR MENGABDIKAN DIRI DI KELURAHAN SUDAJAYAHILIT

Selama kedua pegawai ini menjabat di Kelurahan Sudajayahilir telah ditemukan beberapa gejala yang tidak mencerminkan bahwa kedua pegawai ini sebagai penganbdi masyarakat dan tidak mencirikan sebagai pegawai yang ideal serta berwibawa. Bahkan sikap mereka berdua telah mencoreng  dan mematahkan asas-asas penyelenggaraan pemerintahan.

a. Asas Kepastian Hukum

Telah disepakati dalam musyawarah rencana penggunaan uang Blok- Grant antara Adman Sugiono, Zaenal Umar, dan para ketua RW se-Kelurahan Sudajayailir bahwa segala bentuk kegiatan pembangunan yang didanai oleh Blok Grant, sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat. Namun, ada sedikit keganjilan, dalam penerimaan uang itu para ketua RW harus menandatangi surat pernyataan, isinya antara lain tidak akan menyishkan sepeser pun uang dari Blok Grant untuk kas RT dan Las RW.

Namun pada pelaksanaannya, untuk RW 01 dan 02 , Zaenal Umar- dalam hal ini kapasitasnya sebagai Seklur- mengambil peranan untuk melaksanakan pembangunan di kedua Rw itu yang sungguh semstinya tidak perlu dilakukan karena yang seharusnya berperan dalam hal ini adalah Kasie Pembangunan yang lebih mengenal terhadap pembangunan apa yang akan dilakukan di kedua RW tersebut.

Lebih parah, disinyalir, Zaenal Umar menyisihkan uang kas Untuk RT dan RW secara tidak fair ( tanpa diketahui oleh RT dan RW yang lain), jelas sekali ini melanggar aturan main yang telah dibuat dan terkesan dipaksakan kepada para ketua RW oleh Adman dan Umar buat. 

b. Asas Tertib Penyelenggaraan Negara

Seorang Seklur yang semestinya memiliki beberapa kecakapan dalam hal administrasi Kelurahan dan berjiwa mampu untuk menyelesaikan masalah  namun dalam praktiknya masih sangat jauh dari yang diharapkan. Zaenal umar -menurut hemat kami- sama sekali tidak memiliki kecakapan  menjadi seklur di Kelurahan Sudajayahilir. Kurang bijaknya Zaenal Umar kepada beberpa staff kelurahan pun menjadi catatan masyarakat untuk menolak beliau sebagai seklur, sebagai studi kasus: Zaenal Umar masih meminta uang administrasi kepada staff kelurahan, meskipun uang dengan nominal tidak lebih dari 5000.

c. Asas Kepentingan Umum

Dalam memimpin , Adman Sugiono sama sekali kurang merefleksikan asas kepentingan umum dalam sikapnya. Yang terjadi justru sebaliknya, beliau lebih senang bermain -main secara psikologis. Contoh kasus: Bagaimana sulitnya seorang warga untuk mendapat tanda tangan dari beliau. Adman Sugiono pernah menangguhkan tanda tangannya kepada seorang warga dengan alasan warga itu belum melunasi PBB. Lebih jauh Adman Mengatakan, beliau takut oleh atasannya jika memberi tanda tangan kepada masyarakat untuk pembuataan SKTM.

Apakah layak seorang pemimpin memiliki sikap kanak-kanak seperti di atas? Apakah demikian seharusnya sikap seorang pemimpin yang lebih takut kepada atasannya daripada harus membela kepentingan warga yang dipimpinnya? Bukankah sikap demikian itu hanya mencirikan watak para penjilat? Sementara, masyarakat tidak akan pernah mau dipimpin oleh para penjilat, sampai kapan pun!

Permohonan tanda tangan adalah hal lain dengan belum lunasnya PBB. Ketika seorang pemimpin melihat sebab akibat ini secara tidak tepat maka dalam dirinya tidak terdapat sikap bijaksana. Tekanan Psikologis yang dilakukan oleh Adman Sugiono agar masyarakat mau melunasi PBB dengan cara seperti itu adalah perang mental kekanak-kanakan yang lebih pantas dilakukan oleh musuh masyarakat daripada oleh seorang pemimpin. Lagi pula, bukankah beliau juga meruakan warga masyarakat Kelurahan Sudajayahilir ?

C. RESOLUSI MASYARAKAT KELURAHAN SUDAJAYAHILIR

Kami, masyarakat Sudajayahilir meminta dan memohon kepada Pemerintah Daerah Kota Sukabumi untuk memutasikan Adman Sugiono dan Zaenal Umar dari wilayah kami  karena selama mereka bekerja  di tempat kami, bukan kebaikan dan kemajuan yang kami raih, malah sebaliknya, sekedar untuk meminta tangan pun kami merasa cemas karena di tekan secara psikologis yang kurang mendasar! Yang terjadi adalah kesenjangan antara harapan masyarakat dengan tindakan-tindakan mereka berdua selama ini. Pelanggaran-pelangaran terhadap aturan yang mereka buat pun kentara terjadi.

Sikap kami dalam resolusi ini bukan karena kebencian kami kepada Adman Sugiono dan Zaenal Umar kecuali karena mereka berdua kurang cocok ditempatkan di wilayah kami yang masih memiliki pola pikir sederhana, jujur, dan tidak ingin diliputi oleh potensi ketidak baikan. Kami juga tidak menghendaki adanya pegawai yang kurang kompeten bekerja di wilayah kami.

D. PENUTUP

Demikian Resolusi ini kami buat dengan harapan terciptanya pemerintahan Kota Sukabumi yang bersih sesuai denngan Visi dan Misinya. Amien..

Sukabumi, 12 Juni 2007

08
Jun
07

PNPM P2KP

Laporan Oleh : Warsa Suwarsa ( Ketua RW 05)

Balandongan (08/07) Salah satu program pemerintah untuk menanggulangi masalah kemiskinan perkotaan saat ini telah masuk ke wilayah RW 05. Sebetulnya, program yang hampir sama dengannya telah berlangsung di Kota Sukabumi beberapa tahun lalu, sebut saja program KUT, BLT, dan lain sebagainya. Akan tetapi, program-program tersebut kurang mengakar dan tidak diberdayakan secara langsung oleh masyarakat sehingga pencapaian hasilnya agak kurang memuaskan, bahkan masih jauh dari yang diharapkan.

PNPM P2KP mungkin mencoba untuk mengeliminisir kelemahan-kelemahan yang terjadi pada rpogram-program sebelumnya. Ada semacam perbedaan antara PNPM P2KP dengan program-program terdahulu, program ini hendak mengoftimalkan berbagai lapisan masyarakat, karena orang-orang yang terjun di dalamnya melibatkan unsur masyarakat sepenuhnya.

Nilai-nilai positif yang hendap dicapai dari program ini salah satunya adalah kejujuran, yang sampai saat ini masih merupakan hal mudah diucapkan namun sayang sekali sulit dalam pelaksanaannya. PNPM P2KP mengharapkan kejujuran datang dari masyarakat, karena mereka lah yang mengelola sepenuhnya program ini.

Sosialisasi yang dilaksanakan minggu kemarin oleh salah seorang dari Tim Fasilitator PNPN P2KP yakni Iwan S telah mengahsilkan sebuah keputusan, bawa warga masyarakat RW 05 Kelurahan Sudajayahilir Kecamatan Baros Kota Sukabumi dalam hal ini menyetujui adanya program ini. Meskipun ada semacam kenangan masa lalu/ nostalgia yang buruk dilontarkan oleh beberapa warga tentang program ini karena melihat kepada ketidakberhasilan program-program sebelumnya, namun antusiasme warga RW 05 dirasa cukup besar untuk menerima PNPM P2KP ini.

Mudah-mudahan program pemerintah dengan nama PNPM P2KP ini tidak hanya menjanjikan masa depan yang penuh dengan retorika, namun juga benar-benat menghasilkan telur-telur yang siap dierami oleh generasi kita saat ini. Karena visinya jelas sekali yaitu hendak membangun kemandirian masyarakat, agar mereka mandiri dengan sesama, lingkungan ,dan berjatidiri produktif, memang terdengar idealis!

05
Jun
07

Empirisme : Hume dan Locke

Di saat yang hampir sama berbarengan, di dataran Inggris mucul aliran empirisme yang menekankan pengalaman dan pengetahuan empiris ( indrawi) untuk menangkap pengetahuan. Tokoh-tokohnya antara lain Hume dan Locke.

Bagi mereka, akal tidak melahirkan pengatahuan dari dirinya sendiri melainkan dari pengalaman. Menurut Locke, akal hanyalah secarik kertas tanpa tulisan yang menerima hal-hal dari pengalaman. Satu-satunya obyek pengetahuan adalah gagasan yang timbul karena pengalaman lahiriah dan pengalaman bathiniyah.

Manusia tidak membawa ide bawaan, sumber pengetahuan adalah pengamatan yang menghasilkan kesan-kesan yang diterima langsung dari pengalaman, dan ide-ide yang merefleksikan atau menggambarkan kembali dari kesan-kesan itu.

Hume tidak mengakui adanya kausalitas, baginya gagasan kausalitas adalah penurunan dari kesan asosiasi ide-ide.

05
Jun
07

RASIONALISME

Rasionalisme berpendapat bahwa sumber pengetahuan berasaal dari rasio. Bapak dari rasionalisme adalah Rene Descartes yang memberontak dari tradisi abad pertengahan yang mengatakan bahwa sumber pengetahuan dan pusat penyelidikan adalah wahyu Ilahi (teosentrisme). Baginya, manusia dapat mengetahui dan mencapai pengetahuan dengan rasionya, sekaligus menjadikannya pusat penyelidikan.

Seperti Plato , ia setuju akan adanya ide bawaan. Metode yang dipakainya untuk mencapaikebenaran adalah metode kesangsian. Ia menyangsikan semuanya sehingga ia sadar bahwa ia tidak sangsi kepada dirinya yang sedang berpikir. Ia yang berpikir memerlukan adanya. Jadi COGITO ERGU SUM aku berpikir maka aku ada. Dengan itu Descartes menekankan kesadaran ego, sesuatu yang baru pada zamannya. Dengan ini masa Modernisme dngan manusia sebagai pusat dimulai.

05
Jun
07

KEBENARAN

Kebenaran? Hmm.. Satu kata itu bermakna sangat dalam. Tak jarang demi membela kebenaran orang berlomba saling membunuh dan menyakiti. Dengan segala keyakinan bahwa seseorang, sekelompok bangsa dan umat, atau seonggok ideolog tertentu adalah pewaris kebenaran mutlak, maka semua bangsa dan kalangan harus diseragamkan. ” Kebenaran mutlak adalah milik agamaku, adalah milik sekteku,adalah milik ilmu pengetahuanku, adalah milik sukuku, adalah milik ras-ku, adalah milik kepentingan golonganku saja, dan kalian semua harus menerimanya bulat-bulat!” Sederet kalimat ini yang kerap didengung-dengungkan.

Memang, banyak cerita dalam sejarah yang menyatakan bahwa kebenaran adalah sesuatu yang indah, membawa kedamaian dan keselamatan. Tapi ketika dominasi penafsiran tertentu muulai masuk peranannya, dan hegemoni pandangan dunia tertentu mulai bermain maka di sinilah akar segalanya.

Sebenarnya, adakah sesuatu yang bernama kebenaran mutlak? Jawabannya, tentu , ada. Masalahnya adalah, dapatkah manusia mencapai dan mengklaim sebagai pemilik satu-satunya kebenaran mutlak itu. Ataukah manusia hanya mampu berproses menekati dan menghampirinya saja, sehingga cap kebenaran dalam anusia selalu tentatif dan relatif.




Hubungi Saya

0853-10-116936

0266- 9-116936

Foto Kuring

Image004

Foto000

Ngalamun

More Photos

RSS LPM Sudajayahilir

  • PNPM Kok Memble
    By: Warsa Idealisme yang saya anut hampir, bahkan memang sejalan dengan konsep awal PNPM. Bisa dikatakan dengan bahasa lain, idealism utopis, usang, dan memang melangit. Bahwa cita-cita tertinggi dari konsep utopis ini adalah ingin mengembalikan kembali nilai-nilai luhur bangsa berupa kejujuran, etos kerja, semangat untuk membantu orang lain, dan sifat altru […]

Komentar Singkat Kang Away

Ingin tertawa semua orang, ketika melihat beberapa orang menyalonkan diri sebagai Calon Legislatif, permasalahannya bukan dari segi kemampuan, namun ketidakmampuan mereka itulah yang menjadi bahan tertawaan. Mau dikemanakan negeri ini jiga anggota legislatifnya tidak bisa membuat barang satu bait kalimat pun!

Statistik

  • 68,674 hits

 

Juni 2007
M S S R K J S
« Mei   Jul »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

SAVE OUR EARTH

Funny Myspace Comments
MyNiceSpace.com SELAMATKAN BUMI KITA
MASA DEPAN ANAK CUCU KITA
ADA DI TANGAN KITA

PUISI

Sepertinya Baru Kemarin

Ya, sepertinya baru kemarin
Kita memanjat didinng belakang sekolah
Karena melihat jam di tangan telah menunjukkan pukul tujuh lebih
Sambil berkata...ayo cepat..
Kita jangan kelihatan Pak Said..

Ya..rasanya baru kemarin

Ki Sunda

" Ari ceuk bẻja mah mah SUNDA tẻh boga harti anu nyusun dina dada. Hartina meureun, urang sunda kudu ngaheulakeun ati sanubari dina mẻmẻrẻs sagala perkara, pacẻkcokan, pacẻngkadan, atawa lamun ceuk basa buda kiwari mah konflik tẻa ngaranna.

Urang Sunda mah palias lamun kudu mẻrẻskeun hiji hal kalawan ngagunakeun leungeun beusi atawa ngagunakeun otot bari hahaok tur popolotot, lain sifat urang Sunda anu kitu mah. Tah, ceuk pamunut ti baraya, masih kẻnẻh aya teu urang sunda tẻh sakumaha anu boga pasifatan disebutkeun di luhur tadi?

Berita Singkat

Pendistribusian dana BLT bagi rumahtangga sasaran dilakukan di Kelurahan Sudajayahilir pada hari Jum-at, 27 Juni 2008. Rumahtangga sasaran mencairkan dana BLT itu di kantor Kecamatan Baros. Tidak ada kerusuhan dalam acara pendistribusian BLT ini seperti halnya yang sering kita saksikan pendistribusian BLT di beberapa daerah Indonesia lainnya.

Face Book Ku.. Hahay