10
Feb
10

Aku Selalu Ingin

Hujan telah mengantarkan hari pada sore
Hingga di dedaunan berdiri dengan sendu titik-titik air
Jatuh ke bawah perlahan tanpa Tanya, akankah aku kembali lagi

Anak-anak kecil berlari lalu melompat ke selokan, air keruh mengapung terbawa batang pohon pisang
Dari jauh, pelan dan mengayuh suara seorang petani memanggil awan
Kapan hujan akan berhenti
Ketika kuberdiri di atas hamparan pematang sambil memegang daun pisang
Memayungi…

Aku tahu kau berdiri juga di seberang sana
Dengan nanar pandang penuh harap
Harap akan aku yang harus menerjang hujan dan membelai rambut basahmu
Ya, aku selalu ingin melakukan itu saat kau membutuhkannya
Akan tetapi selalu saja, ketika kuterjang hujan itu, kau pun berlari ke pematang lain

Aku selalu ingin kau berbisik seperti itu
Ketika cinta tidak sesederhana api yang membakar kayu bakar
Ketika kasih tidak sesederhana angin yang menyapu mega di atas sana
Aku selalu ingin kau diam ketika aku berbisik lembut sambil membelai rambut basahmu

08
Feb
10

Ingin Aku..

Ingin aku berbisik bersama hujan yang telah mengantarkan hari pada senja
Ingin aku membelai rambut basahmu saat lembab adalah riwayat hidup ini
Ingin aku menawarkan bunga pada genggamanmu saat angin menyederhanakan pucuk-pucuk daun pisang yang membuatnya menari
Ingin Aku memberikan pucuk-pucuk hati di hatimu saat air membawa hari pada keping-keping malam menjelang

Ingin Aku tidak ingin kamu tetap diam hingga riwayat dalam hidup adalah air yang membeku..

04
Feb
10

Berikan kabar kepadaku

Burung manyar di sarang, dekat gemercik air
Bertahta di pucuk-pucuk padi yang tertiup angin
Sepoi berdesir, menampar lambaian daun pisang
Kali-kali bersih, satu pesanku
Berikan kabar tentangnya kepadaku, ini saja
Dan itu begitu cukup, terlalu cukup

30
Jan
10

Mengapa Sosok Umar Hilang

Seorang warga bertanya kepada saya,” Kang, pemimpin seperti apa yang dibutuhkan oleh kita saat ini?”

Saya menjawab begitu padat; ” Umar bin Khatab.” Namun, sosok pemimpin yang tidak akan kenyang sebelum rakyatnya sejahtera itu sudah tercerabut di dalam kehidupan kita. Saat ini, pemimpin dari tingkat atas sampai bawah cenderung memihak terhadap dorongan dan desakkan kekuasaan. Rasa lapar rakyat bukan panggilan jiwa, kecuai sekedar obrolan di meja sidang yang dipenuhi oleh aneka ragam makanan.

Bohong besar jIka di negeri ini telah muncul seorang pemimpin seperti Umar… Tapi kita kurang berminat menciptakan sosok seperti itu, karena untuk memimpin diri sendiripun kita masih dihantui oleh rasa takut.

27
Jan
10

Negeri Ini Sedang Diisi Iblis

Kawan, bukan main marah dan berangnya orang-orang sok pancasilais ketika palu arit dan atribut PKI dilukiskan..
Namun mereka ternyata bertingkah lebih rendah dari kaum komunis tahun 65-an..
Harta rakyat mereka jarah dEngan mengatasnamakan pembangunan
Kantong-kantong petani, buruh, tukang pikul mereka kuras sampai ludes
Kesombongan itu jelas mereka pertontonkan, mereka balut dengan kamuflase malaikat suci..
Namun tahukah kawan, negeri ini sedang dikuasai oleh iblis-iblis komunis bermuka pancasilais.. sebab, mentalitas bukan simbol melainkan percikan kedalaman jiwa..
Mana ada di negeri ini satria piningit, yang ada hanya sekumpulan onta dungu yang selalu mengamankan posisinya masing-masing.
Bom yang diledakkan teroris masih lebih kecil akibatnya jika dibandingkan menguapnya mereka sambil mengeruk uang rakyat.
Dan kita memang salah besar, telah memilih mereka dan menjadikannya tuan atas kita.. hhh.. Allah kelak akan menegur negeri ini!

25
Jan
10

Ketakutan Akan Hari Esok

Saat ini manusia modern dihadapkan pada permasalahan penting dalam hidup, yaitu; takut akan hari esok. Rasa takut itu menjadi pemicu munculnya was-was dan kekhawatiran akan hari esok, khawatir tiba-tiba jabatan direbut oleh orang lain, khawatir tentang masa depan anak-anak, dan lainnya.

Malam tadi saya menengok seorang bapak yang sedang dirawat di rumah sakit. Sederhana sebetulnya pesan dalam hidup ini. Pengabdian sederhana terhadap Allah-lah yang akan menjadi penenang dan resep terhadap ketakutan. Pesan yang disampaikan oleh orang sakit, terutama ketika sedang sholat adalah; beribadah secara maksimal dengan kondisi sesederhana mungkin.

22
Jan
10

Meluangkan Waktu Untuk Membicarakan Hal Remeh Temeh

Ternyata, sebuah keseriusan dalam hidup selalu berujung pangkal pada penyakit hati, dimana hidup seseorang selalu ditimbang dengan pandangan hitam atau putih, kafir atau beriman. Padahal, ada ribuan warna dalam kehidupan dan itu sebagian besar isinya adalah hal remeh temeh.

Maka keseimbangan yang sebenarnya adalah ketika kita telah bisa memadukan warna hitam putih tadi dengan warna-warni lainnya… Mengenai akidah? Saya pikIr, semua orang percaya dan yakin kepada kemaha kuasaan Allah..

20
Jan
10

Janjiku

Kamu sebaiknya duduk saja di kursi itu sambil menikmati segelas susu
Meresapi belaian udara senja
Ya, sore hari , saat kabut dengan dingin menyelimuti, aku akan datang, membuka pintu pagar, melintasi lima langkah pekarangan, dan memandangmu yang duduk sambil mengurai senyum
Kecupku akan membekas di keningku, dan secangkir susu itu akan kutuangkan sesendok demi sesendok untukmu.
Dan itulah janJiku, jika kutemui kamu..




Jumlah Kunjungan

  • 75,976 Pengunjung

Facebook Kang Warsa

RSS LPM Sudajayahilir

  • Laporan Keuangan UPK Januari 2010
    Laporan Keuangan Unit Pengelola Keuangan ( UPK ) Menuju Sejahtera Bulan Januari 2010 Buku Kas Januari 2010 Catatan Uang Masuk Catatan Uang Keluar Pendapatan Biaya Laporan Laba Rugi Buku Besar Neraca Saldo Neraca Buku Bank Kolektibilitas Tunggakan Pinjaman Bergulir Pembuku, Unit Pengelola Keuangan Menuju Sejahtera 2010 Posted in Uncategorized
My Popularity (by popuri.us)

Arsip Tulisan

Tanggal Posting

Februari 2010
M S S R K J S
« Jan    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28  

SAVE OUR EARTH

Funny Myspace Comments
MyNiceSpace.com SELAMATKAN BUMI KITA
MASA DEPAN ANAK CUCU KITA
ADA DI TANGAN KITA